7 Manfaat Kunyit Untuk Kesehatan Berdasarkan Penelitian Medis

Manfaat Kunyit – Penduduk Asia lebih mengenal manfaat kunyit sebagai bumbu pelengkap di dapur. Aroma hingga warna kunyit yang khas memberikan cita rasa berbeda pada masakan. Di negara lain seperti Amerika Serikat, kunyit tidak dikenal sebagai bumbu dapur melainkan tanaman yang memiliki beberapa manfaat kesehatan. Hal ini bukanlah klaim sepihak melainkan telah melalui beberapa pengujian yang dilakukan hingga puluhan tahun lamanya. Berdasarkan hasil uji medis tersebut, berikut ini 7 manfaat kunyit untuk membantu proses penyembuhan tubuh:

1. Mengendalikan sakit perut, maag dan gangguan pencernaan

Pada dasarnya proses meneliti manfaat kunyit tidak hanya dilakukan beberapa tahun belakangan. Namun para ahli telah meneliti tanaman rimpang ini sejak 30 tahun yang lalu. Tepat pada tahun 1989, penelitian kecil dilakukan sekelompok ilmuwan. Hasil penelitian ini dituliskan di dalam sebuah situs kesehatan Daily Health. Berdasarkan penelitian tersebut ditemukan bahwa pemberian suplemen kunyit dapat meredakan rasa sakit pada perut. Tidak hanya itu, suplemen kunyit ini pun juga dapat meredakan sakit perut karena maag hingga gangguan pencernaan lainnya.

Penelitian yang sama juga dilakukan PPOT atau Pusat Penelitian Obat Tradisional UGM. Pengujian dilakukan dengan memanfaatkan ekstrak kunyit untuk mengobati nyeri lambung. Hasil uji preklinis dan klinis menunjukkan dampak positif pada penderita. Dengan kata lain penggunaan ekstrak kunyit mampu mengatasi rasa nyeri lambung pada pasien. Selain itu melalui penelitian ini juga didapatkan bahwa penggunaan kunyit sebagai obat alternatif, tidak memberikan efek samping pada tekanan darah, berat badan, frekuensi respirasi hingga frekuensi nadi.

2. Mencegah serangan jantung

Manfaat kunyit untuk mengatasi nyeri perut karena sakit lambung atau gangguan pencernaan lainnya sudah banyak diketahui. Bahkan sudah banyak penelitian dilakukan yang membuktikan khasiat tersebut. Namun tidak banyak yang tahu jika kunyit juga dapat mencegah serangan jantung. Terutama pada pasien yang baru sama menjalani operasi bypass. Setelah penelitian terakhir pada tahun 1989, berikutnya setelah 20 tahun lamanya ditemukan kembali manfaat kunyit mampu mencegah serangan jantung pasien operasi bypass.

Baca Juga  Manfaat Kayu Cendana Bagi Kesehatan Dan Kecantikan

Penelitian yang dilakukan tahun 2012 ini menggunakan ekstrak kunyit. Melibatkan sebanyak 121 pasien yang menjalani operasi bypass dalam kurun waktu 2009-2011. Peneliti membagi pasien ke dalam dua kelompok yang diberi kapsul dengan kandungan kurkumin. Sementara satu kelompok lainnya hanya diberi plasebo. Masing-masing kelompok harus meminum obat yang diberikan selama 3 hari sebelum dan 5 hari setelah operasi. Hasil penelitian dimuat di dalam Routers dan menunjukkan bahwa kelompok plasebo lebih banyak dirawat kembali karena mengalami serangan jantung.

3. Mencegah munculnya diabetes tipe 2

Diabetes menjadi penyakit yang memberikan persentase kematian tidak sedikit, baik di Indonesia hingga dunia. Hal ini menjadikan banyak orang melakukan upaya-upaya terbaik sejak awal untuk mencegah datangnya diabetes. Selain menjaga pola makan dan berolahraga, beberapa tertarik memanfaatkan kunyit untuk menghindari diabetes. Pasalnya banyak penelitian yang menyatakan bahwa kandungan kurkumin hingga antioksidan cukup tinggi di dalam kunyit mampu menguatkan sistem metabolisme yang dapat mencegah diabetes 2.

Huffington Post pada tahun 2017 memuat sebuah hasil penelitian mengenai pencegahan diabetes tipe 2 ini. Berdasarkan artikel tersebut, responden diberikan perlakukan untuk mengonsumsi suplemen kurkumin selama lebih dari 9 bulan lamanya. Hasilnya, responden tersebut dilaporkan jauh dari munculnya tanda-tanda atau gejala mengidap diabetes 2. Dengan catatan bahwa responden tersebut mampu menjaga dirinya dengan baik terutama memastikan pola makan yang sehat. Memastikan berolahraga secara teratur dan tidak memiliki keturunan diabetes.

4. Meredakan nyeri osteoarthritis

Banyak orang menyebut osteoarthritis ini sebagai pembengkakan sendi. Pada dasarnya osteoarthritis ini adalah sebuah kondisi yang membuat sendi terasa nyeri, sangat kaku dan fleksibilitasnya hilang. Beberapa orang dengan osteoarthritis akan merasakan nyeri yang sangat pada bagian sendi terutama lutut. Berdasarkan beberapa penelitian, kunyit mampu bekerja sebagai antiinflamasi. Kinerjanya bahkan dianggap sebanding dengan ibuprofen obat anti inflamasi untuk meredakan gejala nyeri yang timbul saat osteoarthritis kambuh.

Baca Juga  Inilah 6 Manfaat Soda Kue Untuk Wajah Anda Agar Semakin Putih Dan Bersinar

Dalam penelitian dosen Ilmu Penyakit Bagian Dalam Fakultas Kedokteran UGM, Dr. dr. Nyoman Kertia, Sp.PD, KR menyatakan bahwa pemberian kurkuminoid dalam meredakan nyeri sendi akibat osteoarthritis. Kurkuminoid sendiri merupakan ekstrak yang didapatkan dari kunyit. Menurutnya, kurkuminoid ini akan bekerja menghambat enzim siklosigenase, lipoksigenase sekaligus penangkal radikal bebas. Dua langkah menghambat enzim siklosigenase dan penangkal radikal bebas, menjadikan kurkuminoid berperan besar dalam proses inflamasi.

5. Memandulkan kanker kolorektal atau kanker usus besar

Kanker menjadi penyakit yang ditakuti banyak orang. Pasalnya penyakit yang satu ini sulit dicari obatnya. Satu-satunya alternatif pengobatan yang ditawarkan hanya kemoterapi yang banyak orang tahu memiliki efek samping yang cukup menakutkan. Namun studi di rumah sakit Leicester, Inggris menyatakan terdapat sensitivitas sel kanker yang sangat tinggi terhadap kemoterapi pada pasien kanker usus dengan pemberian kurkumin. Hal ini membuat dosis kemoterapi lebih sedikit yang menjadikan efek samping kemoterapi dapat diminimalkan untuk pasien.

Selama ini kanker usus yang telah menyebar sangat sulit dilakukan pengobatan. Pasalnya kondisi pasien setelah kemoterapi menjadikan waktu pengobatan harus dibatasi. Biasanya untuk kanker usus yang telah menyebar akan mendapatkan 3 kombinasi pengobatan kemoterapi. Dan hampir separuh penderita tidak merespons pengobatan tersebut. Sebanyak 40 pasien kanker usus di dua rumah sakit Leicester mengikuti uji coba pemberian kurkumin. Berdasarkan penelitian, dari pasien tersebut terdapat tanda sensitivitas sel kanker yang lebih tinggi untuk obat kemoterapi. Artinya pemberian kurkumin berdampak pada menurunnya keganasan sel kanker.

6. Meredakan nyeri menstruasi

Selama siklus menstruasi terjadi, beberapa wanita mengeluhkan rasa nyeri di bagian perut. Tidak hanya nyeri namun rasa sakit ini juga disertai kram dan membuat perut terasa kaku. Rasa nyeri ini dari ringan hingga berat yang membuat beberapa wanita pingsan. Jika tidak diatasi, nyeri dapat membuat aktivitas Anda terganggu. Selain penggunaan obat-obatan untuk pereda nyeri haid, penggunaan obat-obatan herbal juga banyak dilakukan para wanita. Kunyit merupakan salah satu bahan alami yang banyak digunakan sebagai ramuan untuk meredakan nyeri haid.

Baca Juga  Manfaat Buah Pala Yang Termasyhur Di Dunia

Khasiat kunyit sebagai obat herbal untuk meredakan nyeri dan kram perut saat haid ini juga direkomendasikan oleh pakar herbal medik dr. Prapti Utami, M. Si. Berdasarkan pernyataannya, penggunaan kunyit sebagai solusi herbal untuk meredakan sakit perut dan juga kram karena kontraksi otot rahim saat siklus menstruasi terjadi. Menurutnya kunyit memiliki efek yang sangat baik dalam mengurangi rasa sakit yang disebabkan kontraksi otot rahim. Biasanya penggunaan kunyit ini dikombinasikan dengan beberapa bahan alami lainnya seperti asam jawa, daun jambu biji dan daun tapak liman.

7. Mengatasi ruam dan gatal pada kulit

Gangguan pada kulit ditunjukkan dengan beberapa gejala. Salah satunya ruam yang membuat warna kulit menjadi memerah. Selain ruam, gangguan pada kulit juga dapat terjadi dengan gejala gatal yang tidak kunjung sembuh. Biasanya gangguan pada kulit ini terjadi karena banyak hal. Dapat disebabkan gigitan serangga, alergi, penyakit kulit seperti kudis dan lain sebagainya. Datang ke dermatologi dapat menjadi solusi untuk mengatasi keluhan pada kulit. Namun jika gejalanya masih ringan, Anda dapat mencoba mengatasinya dengan bahan alami di sekitar seperti kunyit.

Hasil penelitian medis yang dimuat di dalam Top 10 Home Remedies menyatakan bahwa ekstrak kunyit dapat mengatasi rasa gatal pada kulit. Di Indonesia beberapa orang tua memiliki resep turun temurun yang memanfaatkan kunyit untuk mengatasi gatal kulit disebabkan ulat bulu. Berdasarkan situs tersebut disebutkan bahwa mengambil ekstrak kunyit akan meredakan rasa gatal yang menyerang kulit. Beberapa peneliti bahkan menyatakan jika kunyit mengandung antimikroba yang dapat mencegah tumbuhnya jamur dan bakteri yang menyebabkan gatal pada kulit.