Balita Sakit Mata? Ini Solusinya!

    Mata adalah salah satu organ tubuh yang sangat penting. Bagaimana tidak? Salah satu organ tubuh yang dapat mempersembahkan segala keindahan yang tampak hanyalah mata. Lalu bagaimana bila mata mengalami gangguan? Tentu saja akan sangat merisaukan penderitanya. Gangguan yang terjadi pada mata tentunya akan memberikan efek yang tidak nyaman bagi penderita. Ketidaknyamanan ini bisa dalam bentuk rasa gatal pada mata yang menyerang bahkan sulitnya mata untuk melihat. Secara umum, masyarakat menamai gangguan mata ini sebagai sakit mata. Sakit mata sebenarnya memiliki arti yang sangat luas mengingat ada banyaknya jenis sakit mata yang menyerang seperti konjunctivitis, skleritis, glaucoma, uveitis, dan sebagainya. Namun pada umumnya sakit mata yang sering terjadi dan menyerang masyarakat yaitu konjunctivitis. Konjunctivitis ini merupakan sakit mata yang terjadi akibat adanya peradangan atau infeksi pada selaput mata. Selaput mata atau yang dikenal sebagai conjuntiva inilah yang melapisi bola mata dan kelopak mata bagian dalam. Apabila terjadi peradangan pada selaput mata maka akan dapat menyebabkan pembuluh darah melebar dan membuat mata menjadi merah. Biasanya gejala ini disertai dengan gejala lain seperti mata berair, rasa pedih, bahkan sakit atau bengkak. Konjunctivitis ini dapat terjadi karena beberapa faktor diantaranya akibat virus, bakteri, alergi, bahkan iritasi.

Dari berbagai faktor penyebab sakit mata atau salah satunya jenis konjunctivitis, maka sakit mata dapat menyerang siapa saja dari berbagai usia. Penanganan yang cepat dan tepat tentu menjadi kunci untuk kesembuhan mata dan menghindari dampak resiko lebih buruk lainnya. Lalu bagaimana jika yang terserang adalah seorang bayi atau balita? Biasanya bayi yang baru lahir dapat saja terkena sakit mata. Sakit mata yang menyerang bayi baru lahir ini biasa disebut dengan neonatal conjunctivitis. Untuk menangani sakit mata pada bayi atau neonatal conjunctivitis ini perlu adanya pemeriksaan terlebih dahulu ke dokter. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab sakit mata pada bayi. Apabila sakit mata pada bayi disebabkan oleh saluran air mata yang tersumbat maka dapat dilakukan pemijatan di antara area mata dan hidung oleh dokter. Sedangkan apabila sakit mata disebabkan oleh bakteri maka dapat digunakan salep atau antibiotik yang diteteskan sebagai alternatif penanganannya. Berikut ini merupakan cara untuk menangani sakit mata pada bayi berdasarkan penyebabnya baik melalui penggunaan obat maupun tanpa menggunakan obat:

  • Sakit mata akibat virus

  • Dengan cara membersihkan mata bayi

  1. Siapkan air hangat yang bersih dan handuk yang lembut
  2. Bersihkan dengan hati-hati kotoran yang ada di mata bayi menggunakan handuk lembut
  3. Sterilkan kembali handuk
  4. Lakukan hal ini hingga mata bayi membaik
  5. Apabila dalam satu minggu belum ada perubahan maka segera konsultasikan kepada dokter
  • Dengan cara mengompres mata bayi dengan air hangat

  1. Gunakan handuk yang lembut
  2. Masukkan handuk ke dalam air panas yang bersih
  3. Peras hingga handuk hanya terasa hangat saja (panas air hilang)
  4. Kompres pada bayi ketika bayi tidur
  5. Lakukan hingga mata bayi membaik
  6. Apabila tidak ada perubahan segera konsultasikan kepada dokter
  • Sakit mata yang disebabkan oleh bakteri

  • Erythromycin tablet

Erythromycin termasuk dalam golongan obat antibiotik macrolida yang dapat digunakan untuk membunuh bakteri, menghambat perkembangan bakteri, serta mengurangi protein penting yang menyebabkan bakteri tetap hidup. Gunakan Erythromycin ini selama 14 hari. Apabila sakit mata belum juga mereda maka segera periksakan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga  Ulasan Lengkap Mengenai Kandungan Efek Samping Dan Manfaat Acyclovir
  • Erythromycin salep

Erythromycin salep ini pada umumnya diberikan oleh dokter kepada bayi yang baru saja lahir dan mengalami infeksi clamydia. Infeksi ini dapat menyebabkan kebutaan pada bayi karena infeksi ini menyerang kornea mata. Akan tetapi dokter biasanya menggunakan erythromycin untuk menghindari kebutaan tersebut.

  • Sakit mata yang disebabkan oleh alergi

Alergi dapat saja menyerang si bayi dan menyebabkan sakit mata. Hal ini dapat ditandai dengan adanya gejala-gejala seperti mata bayi yang tampak bengkak, merah, berair, gatal, serta mengeluarkan kotoran terus menerus. Penyebab dari alergi ini dapat berasal dari asap, udara yang kotor, susu, debu, serbuk sari bunga, bahkan binatang. Berikut ini cara menangani sakit mata akibat alergi pada bayi:

  • Dengan cara mengompres air dingin

  1. Siapkan handuk yang lembut dan air dingin yang bersih atau steril
  2. Rendam handuk di air dingin
  3. Peras handuk
  4. Kompreskan handuk pada mata bayi secara lembut  dan pelan (jangan terlalu lama)
  5. Lakukan hingga sakit mata pada bayi mereda
  6. Apabila tidak kunjung menghasilkan perubahan maka segera memeriksakan bayi ke dokter
  • Menjauhkan diri dari alergen atau sumber alergi

Untuk mencegah bayi mengalami sakit mata karena alergi maka langkah paling tepat yaitu dengan menjauhkan alergen atau penyebab alergi dari jangkauan si bayi.

  • Sakit mata yang disebabkan oleh reaksi kimia

Sakit mata yang disebabkan oleh reaksi kimia bisa saja diakibatkan oleh penggunaan produk mandi atau produk perawatan bayi yang kurang tepat.

Setelah mengetahui beberapa penyebab serta cara penanganan sakit mata pada bayi di atas kini akan kami paparkan tips atau cara untuk memberikan obat mata pada bayi:

  • Apabila menggunakan salep:
  • Cucilah tangan dengan bersih untuk menghindari kontaminasi dari salep ke mata bayi
  • Keringkan tangan sampai benar-benar kering dan pastikan tangan Anda cukup hangat untuk menyentuk kulit bayi
  • Tarik dengan lembut bagian bawah kelopak mata bayi sehingga akan mudah dalam mengoleskan salep
  • Oleskan salep sepanjang bagian kelopak mata bayi
  • Lepaskan tangan dari kelopak mata bayi dan biarkan mata bayi berkedip secara alami. Dari sini salep akan dengan secara otomatis masuk ke dalam mata bayi
  • Apabila menggunakan obat tetes mata:
  • Pastikan Anda telah mencuci tangan dengan bersih untuk menghindari kontaminasi dari obat tetes  ke mata bayi
  • Keringkan tangan sampai benar-benar kering
  • Buka mata bayi secara perlahan dan dengan lembut
  • Berikan beberapa tetes obat mata untuk bayi dengan hati-hati
  • Biarkan bayi menutup matanya secara otomatis maka pada saat itu obat tetes telah menyebar ke dalam mata si bayi
Baca Juga  Ulasan Lengkap Mengenai Manfaat Ardium Beserta Efek Sampingnya

Untuk melakukan hal tersebut di atas maka perlu mengetahui dulu penyebab sakit mata pada bayi terlebih dahulu. Janganlah menggunakan segala obat secara acak untuk menangani sakit mata pada bayi. Penanganan yang kurang tepat akan dapat memperparah sakit mata pada bayi. Oleh karena itu, segala tindakan yang akan Anda lakukan perlu adanya petunjuk atau anjuran dari dokter. Dengan begitu akan dapat meminimalisir kesalahan dalam melakukan pengobatan.