Manfaat Mycoral Yang Mampu Mengatasi Berbagai Masalah Kulit

Mengenal Lebih Jauh Mengenai Produk Dan Manfaat Mycoral

Mycoral merupakan obat anti jamur yang berguna untuk mengatasi jamur yang terdapat pada selaput mukosa, kulit, kandidias dan kuku tangan (tidak diperuntukkan kuku kaki). Diproduksi oleh PT Kalbe Farma obat anti jamur mycoral tergolong dalam obat-obatan imidazole dengan kandungan utamanya yaitu ketoconazole. Ketoconazole inilah yang berperan penting dalam memperlambat biosintesis egosterol yang terjadi di dalam membran sel jamur. Dengan begitu maka permeabilitas sel jamur akan meningkat hingga akhirnya nutrisi yang dibutuhkan sel-sel jamur untuk tumbuh dan berkembang menjadi hilang. Untuk menggunakannya sebaiknya memakai resep dokter karena mycoral terutama mycoral tablet tergolong dalam obat yang cukup keras karena selain ampuh untuk mengatasi jamur secara sistemik di dalam tubuh juga mengandung efek samping yang cukup berbahaya jika tidak digunakan dengan benar.

manfaat mycoral

Indikasi Kegunaan Kandungan Serta Manfaat Mycoral

Obat Mycoral diedarkan dipasaran dalam 3 bentuk yaitu cream, tablet dan scalp solution yang tiap kemasannya memiliki konsentrasi yang berbeda namun memiliki kandungan yang sama yaitu ketoconazole. Untuk mycoral cream mengandung 20 mg ketoconazole, mycoral tablet mengandung 200 mg ketoconazole dan mycoral scalp solution mengandung 20 mg. Ketoconazole ini memiliki sifat yang sama seperti fluconazol, klotrimazol, miconazol dan itraconazol yaitu memiliki sifat anti jamur. Tergolong ke dalam golongan imidazol, mycoral yang mengandung ketoconazole ini tak hanya dapat membunuh jamur atau bersifat fungisidal namun juga mampu menghambat perkembangbiakan jamur atau bersifat fungistatik. Dan berikut ini adalah beberapa manfaat mycoral ketoconazole yang telah dirangkum dari berbagai sumber

  1. Manfaat utama yang dimiliki mycoral yaitu mampu mengatasi berbagai masalah kulit yang diakibatkan oleh jamur yang berkembangbiak di dalam kulit maupun rambut.
  2. Mycoral mampu mengatasi berbagai infeksi jamur yang terjadi di mukosa, selaput lendir akibat beberapa jenis jamur pityrosporum folliculitis, pityriasis versicolor atau yang lebih kita kenal dengan sebutan panu, mucacutaneous candidiasis atau kandisiasis vagina, dermatophyte seperti kutu air.
  3. Walaupun ketoconazole tidak berpengaruh terhadup jenis aspergillus namun ketoconazole ini cukup efektif untuk mengatasi beberapa jenis jamur yang merugikan seperti histoplasma, blastomyces, candida, coccidioides.
  4. Ketoconazole juga memiliki dua sifat yang cukup menarik yaitu antiglukokortikoid dan antiandrogen, dua sifat ini dapat dimanfaatkan dalam proses pengobatan cushing sindrom dengan menekan pembentukan glukokortikoid dalam tubuh serta menjadi obat untuk kanker prostat dalam lini kedua. Namun dalam pemanfaatannya sebagai obat kanker prostat ini masih belum ada penelitian lebih jauh tentang keamanan dan kefektivitasannya sehingga badan obata-obatan dan makanan Amerika (FDA) tidak menyarankan menggunakan ketoconazole ini untuk mengobati kanker prostat
  5. Selain itu mycoral yang di dalamnya mengandung ketoconazole ini juga dapat berguna untuk mengatasi masalah keputihan yang biasanya dialami oleh para wanita.
Baca Juga  Manfaat Ace Maxs Perpaduan Kulit Manggis Dan Daun Sirsak yang Ampuh Mengatasi Berbagai Macam Penyakit

Dosis Dan Penggunaan Obat Jamur Mycoral

  1. Dosis mycoral tablet
  • Untuk dewasa dianjurkan untuk mengonsumsi 200 mg / hari dan maksimal 400 mg / hari dengan waktu penggunaan maksimal 3 minggu. Apabila dalam waktu tersebut tidak ada perubahan yang signifikan maka segera periksakan ke dokter.
  • Untuk anak-anak dianjurkan untuk mengonsumsi 3 mg/berat badan/hari. Dosis dapat dibagi menjadi beberapa kali atau langsung sekali minum
  • Untuk mengatasi kandidias vaginal resisten yang terbilang serius dianjurkan untuk mengonsumsi 400 mg/hari dengan waktu paling lama satu minggu. Apabila dalam waktu tersebut tidak ada perubahan yang signifikan segera periksakan ke dokter.
  • Mycoral tablet diminum ketika makan
  1. Dosis mycoralscalp solution
  • Untuk mengatasi dermatitis seborhoeic dan rambut rontok dianjurkan untuk menggunakan mycoral 2 kali dalam seminggu dengan waktu sekitar 2 – 4 minggu
  • Untuk mencegah dan mengobati panu disarankan untuk menggunakan 1 kali sehari dengan waktu penggunaan maksimal 5 hari.
  1. Dosis mycoral cream
  • Untuk mengatasi berbagai jamur cukup oleskan 1 kali sehari dengan waktu penggunaan maksimal 4 minggu. Apabila dalam waktu tersebut tidak ada perubahan yang signifikan maka segera periksakan ke dokter.

Perhatian untuk lebih amannya sebelum menggunakan obat jamur mycoral sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau pakar kesehatan untuk memperoleh dosis yang tepat karena informasi yang diberikan disini bukan sebagai pengganti ahli medis.

Kontraindikasi Dan Efek Samping Obat Jamur Mycoral

Berikut beberapa kontraindikasi serta beberapa catatan penting yang patut anda perhatikan sebelum atau selama menggunakan obat jamur mycoral

  1. Obat jamur mycoral tidak dianjurkan diberikan kepada seseorang yang memiliki tingkat sensitif yang tinggi
  2. Obat jamur mycoral tidak disarankan diberikan kepada seseorang yang alergi terhadap kandungan yang terdapat di dalam obat jamur mycoral serta jenis obat yang tergolong dalam imidazole
  3. Obat jamur mycoral tidak disarankan diberikan kepada seseorang yang memiliki riwayat penyakit liver
  4. Obat jamur mycoral tidak disarankan dikonsumsi atau digunakan bersamaan dengan obat-obatan lain karena ketoconazole dapat bereaksi dengan obat-obatan lain yang dapat meningkatkan atau mengurangi efektifitas obat atau bahkan memicu reaksi yang membahayakan penggunanya.
  5. Tidak diperbolehkan menggunakan mycoral untuk mengatasi meringitis yang disebabkan oleh jamur
  6. Penggunaan secara oral tidak diperuntukkan mengatasai infeksi superfisial
  7. Penggunaan lebih dari dua minggu perlu pendampingan untuk pengawasan sistem kerja hati
Baca Juga  Manfaat Sayur Okra Yaitu Sayur Yang Belum Diketahui Banyak Orang

Bagi anak-anak yang belum mencapai usia 6 tahun tidak disarankan untuk menggunakan obat ini. Sementara itu bagi wanita yang tengah hamil atau sedang menyusui disarankan untuk menghindari penggunaan obat jamur mycoral ini namun jika anda ingin tetap menggunakannya sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli medis kepercayaan anda. Walaupun belum ada hasil penelitian yang secara jelas menyatakan bahwa obat jamur mycoral ini berbahaya bagi ibu hamil dan menyusui namun salah satu badan obat-obatan terkemuka dunia yaitu FDA mengkategorikan obat jamur mycoral ini ke dalam obat-obatan kelas C yang berarti mungkin dapat membahayakan penggunanya.

Selain memiliki manfaat obat-obatan biasanya juga memiliki efek samping walaupun tak setiap orang akan merasakan efek samping tersebut. berikut beberapa efek samping yang mungkin terjadi setelah mengonsumsi atau menggunakan obat jamur mycoral

  1. Efek samping yang biasanya terjadi yaitu merasa mual, nyeri pada perut dan ingin muntah
  2. Efek samping yang tidak selalu terjadi yaitu sakit kepala, pusing, ruam-ruam pada kulit, pruritus, urtikaria, alopesia, fotofobia, parestesia dan trombositopenia atau kadar trombosit dalam tubuh yang menurun.
  3. Jenis obat-obatan yang mengandung ketoconazole yang digunakan secara oral dapat merusak organ hati serta menyebabkan berbagai masalah pada kelenjar adrenal. Hal ini seperti yang dikutip dari penjelasan badan obat-obatan dan makanan dari amerika serikat FDA pada juli 2013 yang lalu. Sehingga disarankan penggunaan ketoconazole oral sebaiknya menjadi pilihan alternatif dalam mengatasi jamur.
  4. Terjadi ginekomastia pada pria atau tumbuhnya payudara serta menurunnya jumlah sperma
  5. Terjadi gangguan haid pada wanita
  6. Terjadi reaksi alergi khususnya bagi seseorang yang mempunyai tingkat sensitifitas yang tinggi
  7. Mengantuk