Pembahasan Lengkap Manfaat Puasa Mutih Menurut Ajaran Islam

Manfaat Puasa Mutih  – Salah satu dari lima rukun islam yang perlu dijalankan oleh setiap muslim dan setiap orang yang beriman adalah puasa. Puasa memiliki pahala yang teramat besar di sisi Allah bagi siapa saja yang mampu menjalankannya dengan ikhlas dan sabar seperti hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari & Muslim “Semua malan anak adam akan kembali kepadanya kecuali puasa. Karena amalan puasa itu untuk Ku dan Aku sendirilah yang akan membalasnya. Puasa adalah perisai”.

Puasa Mutih

Puasa sendiri dibedakan menjadi dua yaitu puasa wajib dan puasa sunnah. Untuk puasa wajib dilakukan setahun sekali pada bulan romadhon oleh sebab itu puasa wajib terkadang juga disebut puasa romadhon karena dilaksanakan pada bulan romadhon sementara untuk puasa sunnah banyak sekali macamnya dan dibagi lagi menjadi dua yaitu puasa sunnah muakad atau puasa sunnah yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad saw dan puasa sunnah ghairu muakkad atau puasa sunnah yang tak dianjurkan.

Dari sekian banyak puasa sunnah terdapat satu jenis puasa sunnah yang menjadi amalan rosulullah semasa hidupnya yaitu puasa sunnah yaumul bidh atau yang orang jawa kenal dengan nama puasa mutih.

 

Ketentuan Dan Penjelasan Puasa Mutih

Puasa mutih sama seperti puasa pada umumnya namun masayarakat jawa pantangan yang harus dihindari bagi seseorang yang mlaksanakan puasa mutih adalah semua jenis makanan dan minuman kecuali nasi putih dan air putih. Namun yang menjadi pertanyaan apakah rosulullah juga hanya mengkonsumsi nasi putih dan air putih saja ketika melaksanakan puasa mutih atau yaumul bidh padahal di zaman rosulluaah yang menjadi makanan pokok adalah roti dan gandum. Untuk niatnya tidak ada lafadz tertentu yang harus diucapkan namun dalam ilmu kejawen sebaiknya membaca niat puasa mutih seperti berikut “niat ingsun mutih, mutihaken awak kang reged, putih kaya bocah mentas lahir”

Baca Juga  Penjelasan Lengkap Mengenai Efek Samping, Kandungan Hingga Manfaat Kapsida

Sebenarnya dalam islam tidak ada yang disebut puasa mutih yang hanya adalah puasa yaumul bidh. Jika ditinjau menurut istilah yaumul bidh hari-hari putih dimana bulan pada malam hari bersinar terang bulat sempurna atau yang sering disebut bulan purnama. Fenomena bulan bulat sempurna atau bulan purnama ini biasanya terjadi pada setiap tanggal 13,14,15 atau pertengahan dalam sistem penanggalan hijriyah #bukan masehi#.

Menurut ilmu pengetahuan saat terjadi bulan purnama ini maka pasang surut air laut akan terjadi. Namun ternyata tak hanya alam yang akan merasakan dampak dari fenomena bulan purnama manusia pun juga akan merasakannya. Pada bulan purnama keimanan atau sisi kejiwaan manusia juga akan mengalami naik turun seperti halnya pasang surut air laut. Sisi kejiwaan yang labil ini akan membuat manusia lebih cenderung berbuat sesuatu yang buruk daripada sesuatu yang baik seperti hasil pnelitian yang dilakukan oleh Arnold Lieber sekitar tahun 1970.

 

Manfaat Puasa Mutih Ditinjau Dari Segi Religi

Pada dasarnya semua amalan puasa memiliki manfaat yang sama yaitu untuk mengontrol hawa nafsu melatih kesabaran agar semakin dekat dengan Allah swt. Dengan berpuasa selama sehari penuhkita diharuskan untuk menghindari segala sesuatu yang membatalkan seperti makan, minum berhubungan badan dan lain sebagainya. Selain itu waktu berpuasa kita juga diharuskan untuk bisa mengontrol emosi, amarah agar menjadi manusia yang lebih baik dan lebih sabar. Jika manusia mampu melaksanakan puasa dengan baik maka ketentraman hati dan kedamaian jiwa akan dirasakan bagi seseorang yang melaksanakan ibadah puasa.

Manfaat puasa mutih yang lain adalah sebagai penyuci jiwa karena memang pada dasarnya puasa adalah ibadah tazkiyatun nafs yaitu ibadah untuk menyucikan jiwa. Bahkan dalam dunia kedokteran manfaat puasa telah terbukti mampu membersihkan darah, menghilangkan energi negatif serta menetralkan racun yang ada di dalam tubuh bahkan makhluk-makhluk halus yang menganggu juga akan keluar atau menjauh dari seseorang yang sering berpuasa.

Baca Juga  Manfaat Air Kelapa Untuk Ibu Hamil Yang Perlu Kita Ketahui

Puasa mutih juga memiliki keistimewaan tersendiri karena pahala puasa mutih sangatlah besar di sisi Allah swt. Seseorang yang setiap bulan melakukan puasa mutih akan memperoleh pahala yang dilipat gandakan tika kali lipat. Jadi seseorang yang setiap bulannya puasa mutih 3 hari pada pertengahan bulan hijrah akan dihitung berpuasa sama dengan setahun penuh. Ini seperti yang dijelaskan dalam hadist yang diriwayatkan oleh At Thabrani “Ibnu Abbas r.a berkata bahwa Rosulullah saw tak pernah meninggalkan puasa pada hari putih (tanggal 13, 14, 15 dalam kalender hijriyah) baik sewaktu bepergian maupun di rumah”

Kemudian selain daripada itu manfaat puasa mutih yang tidak disadari banyak orang adalah mengamalkan dan menghidupkan sunnah nabi muhammad saw. Karena puasa mutih atau puasa yaumul bidh merupakan salah satu puasa yang sangat dianjurkan oleh rosulullah sekaligus puasa yang diamalkan oleh rosulullah semasa hidupnya. Salah satu mukjizat nabi muhammad adalah memapu memberikan syafaat atau pertolongan bagi umatnya di hari kiamat kelak. Nah untuk memperoleh syafaat dari rosulullah selain memperbanyak sholawat juga meneladani serta menghidupkan sunnah beliau.

Incoming search terms: