Penjelasan Dosis Efek Samping Serta Manfaat Thiampenicol

Mengenal Lebih Jauh Mengenai Produk Dan Manfaat Thiampenicol

Thiampenicol merupakan obat yang tergolong ke dalam antibiotik yang memiliki kegunaan utama untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan yang diakibatkan oleh beberapa jenis bakteri. Namun tak semua jenis bakteri dapat diatasi dengan Theampenichol, hanya jenis bakteri yang resisten terhadap Theampenichol saja yang dapat diatasi. Pada dasarnya Thiampenichol ialah metil sulfonil yang merupakan analogi dari kloramfenikol. Theampenichol dan kloramfenikol ini mempunyai spektrum aktivitas yang mirip namun Theampenichol memiliki kekuatan yang lebih kuat yaitu sekitar 2 – 5 kali jika dibandingkan dengan kloramfenikol

manfaat thiamphenicol

Obat yang tidak larut dalam air namun larut dalam lemak ini di beberapa negara dimanfaatkan untuk hewan namun di beberapa negara lain seperti Cina, Maroko dan Indonesia antibiotik ini juga dapat digunakan oleh manusia. Sementara itu di Brazil antibiotik yang satu ini dimanfaatkan sebagai obat untuk mengatasi penyakit seksual yang menular. Selain memiliki keunggulan dari sisi spektrum yang luas serta memiliki efektivitas yang cukup baik Thiampenicol juga tidak berkaitan dengan anemia aplastik. Untuk cara kerja antibiotik theampenicole ini cukup unik, Thiamfenicol akan berusaha untuk membentuk suatu ikatan dengan ribosom bakteri sehingga proses perkembangan bakteri akan terganggu karena protein sintesis protein terhambat.

Karena kemampuannya inilah para dokter biasanya menggunakan theampenicole sebagai obat untum mengatasi tifus atau demam tifoid yang cukup manjur. Walaupun demikian penggunaan antibiotik harus tetap dalam pengawasan dan resep dari dokter. Thiampenicol sendiri tersedia dalam 4 macam yaitu Thiampenicol kapsul 250 mg dan 500 mg, Theampenicole sirup 125 mg / 5 ml atau setara 1 sendok takar dan yang terakhir Theampenicolesirup forte 250 mg / 5 ml atau setara 1 sendok takar.

Baca Juga  Beragam Manfaat Dari Gula Aren Yang Perlu Anda Ketahui

Dosis Dan Penggunaan Thiampenicol

Untuk dosis penggunaan Thiampenichol disesuaikan dengan usia dan kondisi tubuh atau berat badan.

  • Bagi orang dewasa sebaiknya mengonsumsi sekitar 250 – 500 mg/hari yang terbagi menjadi 3 – 4 kali minum per hari
  • Bagi anak-anak disarankan mengonsumsi 50 mg/kg berat badan yang terbagi menjadi 3 – 4 kali minum per hari
  • Untuk bayi yang lahir prematur disarankan mengonsumsi 25 mg/kg berat badan yang terbagi menjadi 4 kali minum per hari
  • Untuk bayi yang belum berusia lebih dari 14 hari disarankan mengonsumsi 25 mg/kg berat badan yang terbagi menjadi 4 kali minum per hari

Perhatian untuk lebih amannya sebelum menggunakan obat thiampenicol sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau pakar kesehatan untuk memperoleh dosis yang tepat karena informasi yang diberikan disini bukan sebagai pengganti ahli medis.

Kandungan Dan Manfaat Thiampenicol

Berikut ini beberapa manfaat Thiampenichol serta beberapa jenis bakteri yang resisten terhadap Thiampenichol

  1. Pada umumnya Thiampenicol sering digunakan untuk mengatasi berbagai macam infeksi yang terjadi di saluran pencernaan, infeksi saluran pernafasan, infeksi gonorhoe dan infeksi saluran kemih.
  2. Thiampenicol mampu mengatasi tifus atau demam tifoid yang disebabkan oleh bakteri Salmonella sp.
  3. Thiampenicol mampu mengatasi meringitis atau infeksi khusus meningeal yang disebabkan oleh H influenzae
  4. Thiampenicol mampu mengatasi bakteremia yang disebabkan oleh bakteri gram negatif
  5. Thiampenicol mampu mengatasi Limfogranuloma psittacosis, Rickettsia dan beberapa bakteri lainnya yang resisten terhadap Thiamphenicol

Kontraindikasi Dan Efek Samping Thiampenicol

Thiamphenicol merupakan salah satu antibiotik yang tidak mudah didapatkan secara sembarangan ataupun luas karena selain khawatir disalah gunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dalam penggunaan Thiampenhicol ini juga harus disertai dengan resep dokter. Berikut beberapa kontraindikasi serta efek samping yang bisa saja terjadi setelah menggunakan Thiampenhicol dalam proses penyembuhan

Baca Juga  Manfaat Air Hangat Untuk Wajah Dalam Mengatasi berbagai Masalah Kulit
  • Thiampenhicol tidak disarankan dikonsumsi oleh seseorang yang mempunyai tingkat sensitif yang terbilang tinggi
  • Thiampenhicol tidak disarankan dikonsumsi oleh seseorang yang alergi terhadap kandungan yang terdapat di dalam thiampenicol atau alergi terhadap obat-obatan yang tergolong kortisteroid
  • Thiampenhicol tidak disarankan dikonsumsi oleh seseorang yang memiliki riwayat penyakit ginjal maupun liver.
  • Thiampenhicol tidak disarankan dikonsumsi oleh seseorang yang memiliki masalah atau gangguan pada sumsum tulang / diskrasia darah.
  • Thiampenichol tidak diperuntukkan mengatasi infeksi yang disebabkan oleh virus seperti flu, batik, pilek atau infeksi ringan akibat virus lainnya.

Sementara itu bagi wanita yang hamil atau wanita yang sedang menyusui disarankan untuk menghindari penggunaan obat antibiotik yang satu ini namun jika anda ingin tetap menggunakannya sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli medis kepercayaan anda. Walaupun belum ada hasil penelitian yang jelas menyatakan bahwa antibiotik Thiampenicol ini berbahaya bagi ibu hamil dan menyusui namun salah satu badan obat-obatan terkemuka dunia asal Amerika yaitu FDA mengkategorikan antibiotik Thiampenichol ini ke dalam obat-obatan untuk ibu hamil kelas C yang berarti mungkin dapat mengganggu proses tumbuh kembang janin atau membahayakan penggunanya selama masa kehamilan.

Selain memperhatikan kontraindikasi sebaiknya anda juga memperhatikan beberapa efek samping yang bisa ditimbulkan seperti

  • Seseorang yang memiliki alergi terhadap Thiampenicol dapat mengalami masalah pencernaan seperti mual, sakit perut, muntah-muntah hingga diare
  • Seseorang yang memiliki tingkat sensitif yang berlebih dapat mengalami demam, urtikaria, bintik-bintik merah pada kulit, ruam dan angioderma
  • Penggunaan Thiampenichol dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan perifer, neuritis optik hingga pendarahan.
  • Apabila terjadi efek samping yang berlebihan seperti depresi mental, terjadi tekanan pada sumsum tulang belakang, anafilaktik dan grey baby syndrome segera hubungi dokter
  • Beberapa masalah kulit juga bisa saja muncul seperti tiba-tiba muncul bintik merah semacam jerawat atau folikulitas, kondisi kulit yang berubah dan lain sebagainya.
  • Selain itu beberapa efek ringan lainnya juga dapat terjadi seperti sariawan, pusing, sakit kepala, ensefalopati, reaksi jarish herxheimer diskrasia pada darah meliputi granulositopenia, trombositopenia, anemia hipoplastik dan anemia aplastik.
Baca Juga  Manfaat Puasa Senin Kamis Untuk Kesuksesan Dunia Akhirat

Selama anda menggunakan antibiotik thiampenicole ini dengan benar sesuai dosis dan resep dokter maka efek-efek merugikan yang merugikan dapat diminimalisir. Selain kontraindikasi juga terdapat beberapa catatan penting lainnya yang perlu untuk anda perhatikan sebelum atau selama menggunakan Theampenicole beberapa catatan penting tersebut ialah

  • Mengonsumsi theampenicole dalam jangka waktu yang terlalu lama lebih dari 14 hari perlu disertai dengan pemeriksaan darah secara teratur
  • Penggunaan theampenicole bersamaan dengan obat-obatab atau antibiotik lainnya sebaiknya dihindari terlebih dahulu untuk mencegah sifat toksisitas theampenicole meningkat sehingga menimbulkan efek yang merugikan
  • Untuk menghindari kristaluria disarankan untuk mengonsumsi banyak air putih kurang lebih satu setengah liter setiap hari selama proses penyembuhan menggunakan theampenicole
  • Obat ini hanya diperuntukkan mengatasi infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang sensitif terhadap theampenicole saja atau jenis bakteri yang telah ditentukan
  • Pada beberapa kasus penggunaan theampenicole dapat meningkatkan efek sulfonylurea, fenitoin plasma dan efek warfar